Change Font Size

Change Screen

Change Profile

Change Layouts

Change Menu Styles

Cpanel

PEKANBARU: Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau, SF Hariyanto, mengatakan Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah atau yang lebih dikenal dengan sebutan Jembatan Siak III sudah pakai. Untuk itu SF Hariyanto mengharapkan agar masyarakat tak perlu kuatir menggunakan fasilitas jembatan yang dibangun sejak tahun 2001 lalu.

"Sebelum kejadian runtuhnya jembatan Kukar di Kalimantan, kita bersama tim pusat sudah melakukan pengujian kelayakan jembatan pada tanggal 20 September lalu," katanya Sabtu (3/12) usai peresmian. Dalam uji kelayakan itu katanya juga dilakukan pengujian tes beban." Kita telah lakukan pengujian beban seberat 100 ton, alhamdulillah tak ada masalah,"ujarnya.

Ketika ditanyakan berapa tahun umur jembatan Siak III, SF Hariyanto mengatakan ketahanan suatu jembatan tak bisa diprediksi berapa tahun. Tahannya jembatan tergantung perawatan." Kalau ingin tahan lama, perawatan yang dilakukan juga harus maksimal,"urainya.

Meski tak menyebut secara pasti sampai berapa tahun tahannya jembatan Siak III. Namun pihak PU tak akan membatasi tonase kendaraan yang melintasi jembatan Siak III."Kendaraan tonase berapapun bisa melintas di jembatan ini, untuk itu kita tak akan memasang portal,"terangnya.

Hanya saja yang jadi permasalahan sekarang, jika arus lalulintas di jembatan padat, tentu akan menimbulkan kemacetan. Untuk itu secara teknis SF Hariyanto mengharapkan aparat kepolisian dan Dishub untuk bertindak." Apakah akan dibuat jadi dua arah atau satu arah, itu terserah aparat dan dishub,"pungkasnya.(hrc)